ECU Yamaha Jadi Kendala Rossi meraih Juara Dunia ke-10

0
2
Rossi Jumping by instagram valeyellow46

Arenasatu.com- Pembalap MotoGP Valentino Rossi mengaku kesulitan dan kehabisan waktu meraih gelar juara ke-10. Hal itu ia beberkan karena permasalahan teknis motor Yamaha yang ia tunggangi tak kunjung rampung. Masih seputar kelistrikan motor YZR-M1 yang memiliki kelemahan pada ECU sehingga performa The Doctor kian tenggelam dibanding rival.

Valentino Rossi meskipun sudah berusia 39 tahun tekadnya untuk dapat meraih gelar prestisi itu masih menggelora. Bahkan meski dengan motor yang belum beres tersebut ia masih sering nongol di posisi atas finish balapan MotoGP. Akan tetapi awal musim 2018 ia sangat terpuruk dan jauh dari target juara Dunia.

“Saya sepenuhnya setuju bahwa saya kehabisan waktu untuk memenangi gelar juara dunia ke-10,” dikutip dari kompas. Rossi berharap Yamaha segera mengatasi masalah pada motornya.

“Saya lebih terburu-buru (untuk meraih gelar juara dunia) dibandingkan dengan Yamaha. Mereka mungkin masih bisa berlomba hingga 100 tahun ke depan, sementara saya sudah tidak punya banyak waktu lagi,”.

MotoGP 2018 sudah berlangsung hingga 4 seri namun The Doctor belum meraih 1 kali podium 1 sama sekali. Hal tersebut membuat posisi klasemen sang mastro MotoGP di peringkat keenam dengan nilai poin.

Jumlah angka tersebut terpaut amat jauh dari pemegang klasemen pertama saat ini, Marc Marquez. Rider Repsol Honda itu mengumpulkan 70 poin. Terakhir, di GP Jerez Rossi hanya mampu fisnih di peringkat kelima itupun setelah sejumlah rider di depannya terjauh dan tak dapat melanjutkan balapan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here